Alami Kerugian, Peternak Ayam Gelar Unjuk Rasa ke Jokowi

Alami Kerugian, Peternak Ayam Gelar Unjuk Rasa ke Jokowi

Selasa, 05 Maret 2019, 17.51
www.uhamka.ac.id/reg
www.uhamka.ac.id/reg
Para peternak ayam gelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/3/2019). 

Netizen Indonesia -
Selasa (5/3/2019) sejumlah peternak ayam menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Mereka mengajukan empat tuntutan kepada pemerintah karena harga unggas turun dalam enam bulan terakhir. Terutama ayam, terjadi penurunan harga ayam hidup sebesar 8,6 persen sehingga merugikan Peternak Unggas Rakyat Mandiri.

Menurut Sekretaris Jenderal Penghimpunan Peternak Unggas Nusantara Kadma Wijaya menjelaskan, sejak Oktober 2018 hingga saat ini, harga ayam hidup terus menurun. Harga rata-rata ayam hidup pada bulan Oktober 2018 rata-rata sebesar Rp 19.000/kg dan terus menurun hingga di bulan Februari 2019 harga ayam hidup rata-rata mencapai Rp 17.373/kg.

Wijaya menambahkan, selama 6 bulan ini rata-rata Peternak Unggas Rakyat Mandiri mengalami kerugian sebesar Rp 3.000/kg ayam hidup. Jika dalam tiap minggu diperkirakan terdapat 18 Juta ekor ayam hidup yang dihasilkan peternak mandiri dan asumsi tingkat kematian sebesar 5 persen, dengan bobot rata-rata 1,6 kg/ekor dan selama 6 bulan terdapat 26 minggu siklus produksi.

Peternak unggas meminta kepada Presiden Jokowi untuk memberikan rasa keadilan dalam berusaha dan perlindungan usaha bagi Peternak Unggas Rakyat Mandiri sehingga tidak mengalami kerugian.

Peternak juga berharap, Jokowi dapat mengambil inisiatif mengeluarkan PERPU untuk menggantikan Undang-Undang Peternakan yang jelas terbukti memarginalkan peternak unggas rakyat di Indonesia. Serta hak budidaya dikembalikan kepada Peternak Rakyat. Selain itu, peternak juga meminta untuk menurunkan harga sarana produksi peternakan, terutama harga Pakan dan DOC dalam waktu yang secepatnya.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani
Sumber : Tempo.co
Image : Solopos.com

TerPopuler