FIKES UHAMKA Menolak Promosi Rokok Elektrik

FIKES UHAMKA Menolak Promosi Rokok Elektrik

Selasa, 05 Maret 2019, 17.36
www.uhamka.ac.id/reg
www.uhamka.ac.id/reg
image: hallosehat.com
penggunaan ganda rokok elektrik dan rokok konvensional


Netizen Indonesia - Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) menolak dengan tegas segala bentuk promosi rokok elektrik melalui kampanye pengurangan bahaya dan menyayangkan kampanye tersebut dilakukan oleh organisasi yang mengatasnamakan kesehatan.

Dekan Fikes UHAMKA Ony Linda mengatakan, seluruh organisasi kesehatan perlu berhati-hati terhadap strategi tersebut.

Fikes UHAMKA juga mengajak perguruan tinggi bersama-sama menangkal strategi industry rokok melalui kampanye pengurangan bahaya tersebut.

“Banyak zat berbahaya yang tidak ada pada rokok konvensional, tetapi ada di rokok elektronik seperti formaldehid yang bisa menyebabkan kanker” ungkapnya.

Menurut Survei Indikator Kesehatan 2016, pengguna rokok elektrik pada kelompok umur 10 tahun ke atas di Indonesia cukup tinggi yakni  sebanyak 3,5 persen laki-laki dan sebanyak 0,2 persen untuk perempuan.

Pada studi kasus yang dilakukan UHAMKA pada 2018 terhadap 767 siswa SMA  di Jakarta mengungkapkan penggunaan ganda perokok konvensional yang sekaligus perokok elektrik mencapai 51,1 persen.

Ony mengatakan hal ini menunjukkan rokok elektrik tidak terbukti efektif menjadi alternative produk untuk berhenti merokok dan bila dibiarkan bisa memunculkan epidemi baru.

Beasiswa S1 full DISINI!!!



Sumber: antaranews.com

(mega)

TerPopuler