IdEA Adakan Mentoring Terhadap Startup Baru

IdEA Adakan Mentoring Terhadap Startup Baru

Rabu, 27 Februari 2019, 01.05
www.uhamka.ac.id/reg
www.uhamka.ac.id/reg


Netizen Indonesia - Indonesia E-Commerce Association (IdEA)  bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Perdagangan sepakat untuk melakukan pembinaan atau mentoring terhadap perusahaan rintisan atau startup baru.

Menurut Ketua Umum IdEA Ignatius Untung, mentoring tersebut akan dilakukan oleh startup dalam negeri yang sudah besar dan dibantu oleh tim Kemendag dan Kemenkominfo.

Untung menjelaskan, kelahiran startup di Indonesia terbagi dalam 4 gelombang, yaitu gelombang pre stage pada tahun 1996-2006 diantaranya Indonet, Bhinneka.com, Kaskus, sampai Tokobagus.com. sedangkan gelombang I pada tahun 2006-2013 yaitu Rumah123.com, Tokopedia, Bukalapak, Go-Jek sampai Tiket.com.

Sedangkan, startup yang lahir di gelombang II pada tahun 2014-2015 yakni Elevania, Blanja, Mataharimall.com, sampai Halodoc. Untuk gelombang III pada tahun 2016-2018 yaitu TaniHub, Brambang sampai Dana.

Untung juga menambahkan, jika setiap gelombang startup memiliki karakteristiknya masing-masing, pre stage adalah masa perkenalan dan lebih susah untuk dapat dana. Gelombang pertama lebih mudah untuk mendapatkan pendanaan. Gelombang 2 banyak startup yang tumbuh. Sedangkan pada gelombang 3 mulai banyak startup berubah arah atau pivot, konsolidasi. Karena dalam gelombang ini kompetisi benar-benar bermain.

Oleh sebab itu, pembinaan terhadap startup baru maupun yang tengah berkembang dilakukan agar startup yang ada di Indonesia bisa sustainable atau berkelanjutan, serta diharapkan dapat membuat jumlah startup di Indonesia maju.

Mau Kuliah dengan Beasiswa ? Klik Disini

Penulis : Handayani
Sumber : Kumparan.com
Image : Siar.com

TerPopuler