LSI: Kampanye Pilpres Lebih Unggul Dibanding Kampanye Partai

LSI: Kampanye Pilpres Lebih Unggul Dibanding Kampanye Partai

Minggu, 18 November 2018, 10.06
LSI: Kampanye Pilpres Lebih Unggul Dibanding Kampanye Partai

Partai- Partai di Indonesia (ilustrasi) Partai- Partai di Indonesia (ilustrasi)Berita24.Com--Denny JA, Adjie Alfaraby, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengatakan kampanye partai atau pemilihan anggota legislative (Pileg) tertutup dengan pemilihan presiden (pilpres). Karena itu, public ebih mengenal program Capres daripada partai atau caleg. "Kampanye partai, kami melihat akibat pemilu serentak, akibatnya program partai kurang dikenal publik. Pemilih sulit membedakan program dan platform partai karena kurang kelihatan," ujar Adjie di Jakarta, Sabtu (17/11). Adji menilai pemilu serentak membuat perhatian publik lebih banyak kepada pilpres. Selain itu, ia melanjutkan porsi pemberitaan kampanye pilpres juga jauh lebih banyak dibanding Partai. Akibatnya, banyak pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voter) pada partai maupun caleg akan lebih meningkat dibandingkan ke pasangan calon presiden.ini karena lemahnya penetrasi program partai kepada masyarakat. Ia mengatakan, hal ini membuat partai-partai yang tidak memiliki pasangan calon presiden dan akil presiden mulai fokus untuk memenangkan pileg dibandingkan dengan pilpres. Partai yang aktif kampanye partai dan pilpres adalah PDIP dan Gerindra. "Karena dua partai ini yang paling menikmati efek elektoral capres. Partai lain mereka gamang menghadapi pemilu serentak. Mereka terikat koalisi, namun intensitas untuk kampanye capres lebih minimal dari pada upaya menyelamatkan partai," ujar Adjie. Salah satu partai yang sudah menegaskan hal tersebut adalah Partai Demokrat. "Jadi saya lihat ada kegamanangan karena mereka harus menambah kursi atau lolos PT (parliamentary threshold) sehingga kampanye partai dan pilpres sekaligus hanya terlihat di PDIP dan Gerindra," ujar  Adjie. Hari Gini masih mikirin biaya kuliah mahal??? tentukan beasiswaMu disini Penulis : Yani Suryani Gambar : Republika.com sumber: Republika.com    

TerPopuler