Adanya Indikasi Serangan Teroris pada 22 Mei, Polri Kerahkan 32 Ribu Personel Gabungan

Adanya Indikasi Serangan Teroris pada 22 Mei, Polri Kerahkan 32 Ribu Personel Gabungan

Senin, 13 Mei 2019, 21.28
Ilustrasi KPU. Image : Jawapos.com

Netizen Indonesia -
Polri akan mengerahkan 32 ribu personel gabungan untuk mengamankan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta menjelang pengumuman KPU tentang hasil perhitungan suara Pemilu 2019 pada 22 Mei 2019. Polri bahkan memiliki informasi indikasi serangan teroris ke Gedung KPU.

Menurut Kepala Biro Penerbangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi, Dedi Prasetyo mengatakan, pengamanan tak hanya dilaksanakan saat hari pengumuman tanggal 22 Mei, tapi sejak dua hari sebelumnya. Lokasi pengamanan pun tak hanya di KPU, akan tetapi di Bawaslu dan beberapa objek vital nasional.

Pada 22 Mei nanti, pola pengamanan di KPU terbagi empat ring pengamanan yakni, ring 1 di dalam Kantor KPU, ring 2 di sekitar Gedung KPU, ring 3 di halaman Gedung KPU. Sementara ring 4 di jalanan Sekitar Gedung KPU.

Sementara itu, jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pun bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Siber dan Sandi Negara untuk mengawasi media sosial.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani
Sumber : Republika.com

TerPopuler