Eks Petinggi KPU Nilai Perencanaan Pemilu 2019 Tak Baik

Eks Petinggi KPU Nilai Perencanaan Pemilu 2019 Tak Baik

Sabtu, 27 April 2019, 17.52
www.uhamka.ac.id/reg
www.uhamka.ac.id/reg
Mantan Kabiro Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Djohermansyah Djohan. Image : Republika.co.id

Netizen Indonesia -
Mantan Kabiro Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) 1999 Djohermansyah Djohan prihatin terkait ratusan petugas KPPS yang meninggal dunia karena kelelahan. Menurutnya perencanaan penyelenggara pemilu saat ini tak baik. Hal tersebut disampaikannya saat diskusi bertema 'Setelah Pemilu Serentak' di Gado-gado Boplo Resto, Jalan Cikini Raya 111, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurutnya, perlu adanya penataan ulang sistem recruitment, sistem electoral management dan sistem election secara matang. Karena, jika hal tersebut tidak dilakukan, Djohan khawatir pemilu selanjutnya bisa lebih parah.

Ditambah, ke depan tahun 2024 akan di satukan, pileg pilpres April kemudian November 2024 (Pilkada) gubernur bupati walikota jadi satu.

Djohan mengatakan,
Membenahi sistem pemilu perlu dilakukan secepatnya. Ia pun ingin sistem pemilu mulai dibenahi pada awal tahun 2020. Setelah pemerintahan baru terpilih dan DPR RI sudah mulai membuat agenda, sehingga 2021 dapat lahir aturan baru yang lebih baik.

Ia juga mendorong publik untuk mendesak pemerintah melahirkan pemilu yang lebih baik. Tujuannya, agar tak muncul kasus yang lebih parah di Pemilu 2024.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani
Sumber : Merdeka.com

TerPopuler