BPN Mengaku Adanya Diskriminasi Hingga Dipersulit Dapatkan Izin Untuk Tempat Kampanye

BPN Mengaku Adanya Diskriminasi Hingga Dipersulit Dapatkan Izin Untuk Tempat Kampanye

Jumat, 05 April 2019, 18.56

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berkampanye di Desa Slinga, Kaligondang, Purbalingga, Jateng. Image : Antaranews.com

Netizen Indonesia - Direktur Saksi sekaligus Penghubung Calon Presiden Badan Pemenangan Nasionl (BPN) Prabowo-Sandi, Prasetyo Hadi menjelaskan, kubunya tak dapat izin untuk kampanye akbar di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, yang akan berlangsung pada 10 April 2019.

Prasetyo mengaku, tidak mengetahui alasan tak di keluarkannya izin untuk kampanye akbar tersebut. Menurutnya, Pilpres itu kan kontestasi tertinggi, kenapa fasilitas-fasilitas yang dimiliki pemerintah tidak boleh dipergunakan.

Ia merasa adanya diskriminasi antara kampanye akbar untuk calon pemimpin tertinggi negara ini dan acara apel kebangsaan yang melibatkan grup musik kondang beberapa waktu lalu.

Prasetyo menyebutkan penolakan semacam itu juga terjadi di sejumlah tempat lainnya yakni, Bandung, Bogor dan Medan. Ada saja upaya yang mempersulit kubunya mendapatkan izin penggunaan tempat untuk kampanye.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani
Sumber : Tempo.co

TerPopuler