Tanggapan YLKI Terkait Kantong Plastik Berbayar

Tanggapan YLKI Terkait Kantong Plastik Berbayar

Sabtu, 02 Maret 2019, 16.17
www.uhamka.ac.id/reg
www.uhamka.ac.id/reg

Netizen Indonesia - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bersama dengan komiten dan para anggotanya mengumumkan untuk melakukan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG). Kebijakan tersebut di mulai sejak jum'at 1 Maret 2019.

Kantong plastik akan dikenakan biaya minimal Rp 200 per pcs. Alasannya, Aprindo ingin melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Akan tetapi,  menurut Ketua YLKI Tulus Abadi, mengatakan plastik berbayar tidak akan efektif untuk mengurangi penggunaan kantong plastik oleh konsumen. Karena nominal Rp 200 per kantong tidak akan mengganggu daya beli konsumen. Sekalipun konsumen dengan 5-10 kantong plastik saat belanja, konsumen hanya mengeluarkan Rp 1000- Rp 2.000.

Ia pun menyarankan, seharusnya langkah yang dilakukan Aprindo terkait kantong plastik lebih progresif lagi, seperti menggunkan kantong plastik ber SNI, sesui rekomendasi oleh BSN dan KLHK, yakni kantong plastik yang mudah terurai oleh lingkungan.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani
Sumber : Kumparan.com
Image : Bisnis.com

TerPopuler